Info Seputar Uang

Pengertian Macam-Macam Riba dan Bahayanya

Pengertian Macam-Macam Riba dan Bahayanya_Ada banyak sekali pengertian riba, namun jika ditarik garis besarnya, riba adalah kegiatan transaksi jual beli atau pinjam meminjam uang yang dilakukan dengan cara mengambil tambahan. Kegiatan ini dilakukan secara batil dan bertentangan dengan aturan muamalah Islam.
Pengertian Macam-Macam Riba dan Bahayanya

A. Macam-macam Bentuk Riba dan Pengertiannya
1. Riba fadhl
Definisi dari riba fadhl adalah riba yang terjadi atau timbul akibat adanya pertukaran barang yang tidak dilakukan sesuai dengan kriteria mulai dari kualitas, penyerahan tidak secara tunai serta kuantitasnya.

Riba fadhl, mengandung ketidakjelasan atas pertukaran yang dilakukan oleh kedua pihak. Dalam dunia nyata, riba fadhl bisa ditemukan dalam transaksi yang melibatkan valuta asing namun tidak secara tunai.

2. Riba jahiliyah
Riba ini dilakukan dengan cara membayar hutang namun lebih dari hutang pokoknya. Hal ini terjadi akibat orang yang berhutang tidak segera membayar hutang di kala jatuh tempo. Ketidakmampuan ini lantas dimanfaatkan oleh pemberi pinjaman untuk mengambil keuntungan.

Jenis riba ini banyak ditemukan, entah di desa ataupun di kota. Riba jahiliyah, membuat banyak orang menderita alntaran bunga yang harus dibayar terkadang sama sekali tidak masuk akal. Tidak jarang pula ditemukan, bunga pinjaman yang membengkak bahkan lebih dari jumlah pinjaman yang diambil.

3. Riba nasiah
Riba ini bisa terjadi ketika hutang piutang tidak memenuhi kriteria. Alhasil, keuntungan atau hasil usaha, bisa didapatkan tanpa mengeluarkan modal. Riba nasiah bisa ditemui dalam pembayaran bunga kredit, tabungan, dan lain-lain.

B. Bahaya memakan riba
Alasan kenapa riba tidak diperbolehkan karena adanya beragam dampak buruk yang mengikutinya. Berikut ini merupakan dampak buruk riba bagi kehidupan, sehingga akan lebih baik jika dihindari.

1. Riba merupakan sebab utama dari su’ul khatimah
Riba merupakan salah satu penyebab atas su’ul khatimah. Hal ini dikarenakan, riba adalah suatu bentuk kezhaliman yang membuat orang lain menjadi sengsara. Riba membuat seseorang tega menghisap darah dan keringat dari pihak penerima pinjaman.

Bahaya riba yang besar, juga dibahas di beberapa ayat Al Qur;an. Peringan yang telah tertulis di alqur’an merupakan pedoman bagi umat islam supaya jauh- jauh dengan yang namanya riba.

2. Tidak baik bagi keadaan jiwa dan akhlak seseorang
Mereka yang gemar memakan uang riba, umumnya memiliki hati yang keras, tabi’at bakhil, dan gemar menyimpan harta. Sifat-sifat ini merupakan sifat yang rendah dan yang pasti tidak disukai oleh Allah.

Aturan yang diterapkan dalam riba, umumnya menyelisihi akhlak yang baik dan menghancurkan akhlak dari umat Islam itu sendiri. Adanya riba, membuat kasih sayang terhadap antar sesama menghilang digantikan dengan sifat buruk yang membuat seorang kreditur berharap, akan ada banyak orang menderita kesusahan.

Semakin banyak orang yang susah, maka akan banyak pula orang yang akan pinjam di tempatnya. Pihak kreditur  umumnya merupakan penyembah harta. Tidak heran jika mereka akan menerapkan bunga yang tinggi terhadap para peminjam uangnya. Bahkan terkadang, bunga yang diterapkan, terlalu tinggi bagi pihak peminjam sehingga keadaan ekonominya makin bermasalah.

Pelaku riba akan mencari kelemahan dari kebutuhan seseorang untuk kemudian melakukan hal bathil yang dilarang agama. Dosa riba merupakan dosa yang besar dan telah banyak diperingatkan oleh Allah SWT juga rasulnya.


3. Riba buruk untuk kehidupan bersosialisasi
Riba memiliki dampak buruk yang cukup besar dalam masyarakat. Dengan adanya riba, kehidupan yang tenang dan umumnya saling bantu akan hilang digantikan dengan sifat tamak untuk memperkaya diri sendiri.

Sifat tolong menolong yang seharusnya dilakukan dengan ikhlas, berbalik dengan mengharapkan sesuatu sebagai timbal baliknya. Jika sudah demikian, yang namanya saling benci akan menimbulkan kedengkian dan memperbanyak kejahatan serta timbulnya penyakit jiwa.

Hilangnya rasa solidaritas dalam bermasyarakat timbul karena keinginan  untuk menang sendiri. Riba juga membuat seseorang menambah harta mereka dengan cara mengambil kesempatan ataupun peluang dengan cara mengambil harta milik orang lain sesuai dengan hitungan yang mereka terapkan.

Riba bukan hanya merugikan secara individu melainkan juga dapat merugikan negara. Adanya riba mendorong kehidupan bermasyarakat menjadi kacau dengan hilangnya rasa persaudaraan dan memicu yang namanya permusuhan. Tidak hanya itu, namun tindak kejahatan juga akan semakin marak di masyarakat.
Back To Top